Category Archives: Fantastik

Goa Terindah – Goa Gong – Pacitan

Goa Terindah – Goa Gong – Pacitan

Pacitan – ”Kabupaten Seribu Goa’,’ memiliki banyak goa di antara gugusan pegunungan kapur. Padang gersang yang ternyata menyimpan panorama bawah tanah yang menakjubkan.

Pegunungan di Pacitan adalah rangkaian pegunungan tandus di mulai dari Kebumen Jateng (Pegunungan Sewu), terputus di Wates Jogjakarta, dilanjutkan di Gunung Kidul (Yogyakarta) hingga Pacitan, Ponorogo, Trenggalek dan terus ke Malang dan Jember. Bukit2 diwilayah ini ujungnya berbentuk kerucut, berlipat2, ada pula yg spt tempurung kelapa. Di permukaannya terhampar tanah yang kering tandus yg ditanami sinkong, ubi kayu dan pohon jati.

Gua di Pacitan lorongnya panjang, stalak tit dan mit nya begitu tipis, tembus pandang sinar lampu dan selalu meneteskan air. Kain gordennya (shawl drappery) tinggi membentang, menuntun Anda untuk mengagumi ciptaan yang Maha Sempurna. Ketika anda turun kedalam perut bumi, anda akan ternganga, karena di depan mata terhampar ruang amat luas, kolom2nya tinggi seperti istana Romawi. Jika lampu dipadamkan, anda terdiam, suara titik air nya terkesan begitu teratur dan ritmis, seolah dentingan suaranya yang memancarkan energi magis yang memancar dari kegelapan.

Punung, Donorejo, Pacitan, 140 km selatan kota Solo. Melalui jalan pegunungan yg sepi dan mulus, lokasi tsb. dapat dicapai kurang dari 3 jam dari Pusat Kota Solo. Anda tak akan menyesal dgn harga karcisnya yg 2,500 rupiah per orang. Khususnya utk sebuah kunjungan di perut bumi yg mengesankan. Dari kunjungan gua di berbagai tempat, gua Pacitan ini masih yg terbaik dan paling menarik utk dinikmati.

Pantas jika Pacitan di Jawa Timur disebut sebagai “Kota Seribu Goa”. Di berbagai penjuru bertabur goa-goa yang sangat mudah dikunjungi siapa pun.

Keberadaan goa menjadi obyek wisata paling diandalkan oleh Pacitan. Sampai-sampai, ada kalimat seloroh yang berbunyi, “Belum ke Pacitan jika kita belum menyusuri goa-goa terkenalnya“. Dua goa yang terkenal, diantaranya Goa Gong dan Goa Tabuhan.

Advertisements

Gurun Sahara – Afrika

Di bagian utara Benua Afrika ada padang pasir terluas di dunia: Gurun Sahara. Luas padang pasir itu membentang dari Samudera Atlantik ke Laut Merah. Kemudian, dari Laut tengah di Utara Afrika membentang hingga ke Sahel di Selatan Afrika. Bila diukur luasnya mencapai 9 juta km persegi.

Yang membuat Gurun Sahara menjadi sangat unik dan terkenal ke seantero dunia adalah karena letaknya yang membagi benua Afrika menjadi dua. Yakni, Afrika Utara dan Afrika. Dua bagian wilayah ini memang sangat berbeda, baik dari segi iklim maupun budayanya.

Nama Sahara berasal dari bahasa Arab yang berarti padang pasir. Gurun ini diperkirakan sudah berusia lebih dari 2,5 juta tahun. Sahara juga selama ini dikenal sebagai gurun terpanas di dunia. Suhunya kadang-kadang bisa mencapai 58 derajat celcius.

Dulunya, suhu udara di Gurun Sahara sebenarnya tidaklah panas. Pada jaman es dulu, Sahara adalah tempat yang sangat dingin. Bahkan, ketika jaman es berakhir pada sekitar 10 ribu tahun lalu, iklim di Sahara masih sangat basah. Daerahnya saat itu masih ditutupi padang rumput dan hutan belantara.

Namun, iklim sejuk tapi ekstrem itu mulai berubah 360 derajat sejak sekitar 6.000 tahun lalu. Saat itu iklim di Afrika menjadi sangat kering. Dari situlah, secara perlahan Sahara membentuk diri menjadi gurun pasir yang sangat tandus dan panas.

Ajaib
Sahara memang sangat unik dan ajaib. Persis di tengah padang pasir terdapat pegunungan Ahaggar yang sangat tinggi menjulang. Di sebelah timur laut padang pasir terdapat dataran tinggi berbatu yang terkenal dengan sebutan Tassili. Di sebelah utara dan barat terdapat lautan pasir nan luas bernama Erg.

Salah satu keajaiban Sahara yang hingga kini masih sangat melegenda adalah keberadaan Oasis, daerah yang memiliki tingkat kesuburan tanah sangat tinggi. Terdapat 90 oasis yang tersebar di seluruh penjuru gurun.

Salah satu karakteristik Gurun Sahara yang juga dipunyai oleh 12 gurun utama dunia lainnya, adalah soal curah hujan. Hampir sepanjang tahun, hujan sangat jarang turun di kawasan tersebut. Suhu siang hari di Sahara bisa sangat menyengat, tapi sebaliknya pada malam hari bisa menusuk tulang karena terlalu dingin.

Kota-kota penting yang ada di sekitar Sahara, diantaranya Nouakchott (ibukota Mauritania), Tamanraset, Ouargla, Bechar, Messoud, Ghardaia, El Oued, Aljazair, Agadez, Niger (Nigeria), Faya-Largeau, dan Chad (Libya). Kota-kota tersebut memiliki peran penting karena berdekatan dengan Sahara.

Seperti gurun dan padang pasir lain yang ada di dunia, di Sahara terdapat juga binatang khas yang hingga kini masih hidup. Binatang tersebut adalah Unta Dromedarius (Camelus Dromedarius).

Unta Dromedarius adalah satu-satunya unta asli Sahara yang masih bertahan hidup. Meskipun saat ini keberadaannya semakin langka, unta Sahara masih dikembangbiakan di kebun-kebun binatang besar di dunia.

Keistimewaan unta dari Sahara adalah kemampuannya untuk berjalan kaki di atas padang pasir yang tandus dan panas. Dengan kecepatan 13-16 km/jam, unta tersebut bisa berjalan selama berjam-jam nonstop dengan membawa beban yang sangat banyak. Unta Dromedarius diperkirakan telah ada di Sahara sejak 4000 hingga 2000 sebelm masehi.

Sahara juga memiliki tumbuhan yang khas, seperti kurma. Pohon kurma di Sahara biasanya tumbuh subur di sekitar Oasis. Selain karena tanahnya sangat subur, di Oasis juga terdapat sumber air yang bisa menjadi makanan untuk pertumbuhan pohon. Buah kurma dari Sahara terkenal sangat lezat dan baik untuk kesehatan.

Di Sahara juga hidup tumbuhan kaktus, rumput kasar, semak berduri dan rumput dawai. Kaktus akan sangat mudah dijumpai di Sahara karena memang memiliki karakteristik istimewa untuk bertahan hidup. Batang kaktus mampu menyimpan persediaan air sangat banyak.

Sahara juga menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Di dalam perut bumi Sahara, terdapat potensi minyak bumi yang sangat banyak. Potensi itu jugalah yang mampu mengangkat ekonomi negara-negara Arab ke tingkat kemakmuran yang tinggi.

Di Gurun Sahara juga ada penduduknya. Antara lain suku Baduwi, salah satu suku yang ada di tanah Arab. Suku Baduwi biasanya memang tinggal di kawasan padang pasir yang tandus. Mereka bertahan hidup dari oasis yang ada dan cara hidup mereka yang nomaden (berpindah-berpindah).

Di Sahara juga hidup suku Tuareg dan Arabiya yang berkarakter Arab, serta suku Nubians, Zaghawa, Kanuri, Peul (Fulani), Hausmanit dan Songhai, yang berkarakter Afrika dan berkulit hitam.

lihat foto lainnya

Terowongan Channel

Terowongan Channel (Britania Raya dan Perancis)

Terowongan Channel atau lebih dikenal “Channel Tunnel” atau di prancis terkenal dengan nama “chunnel” merupakan terowongan bawah laut yang menghubungkan Inggris dan Perancis.Terowongan ini merupakan terowongan rel terpanjang dan juga salah satu keajaiban dunia modern. Dibangun dengan dana 15 milyar dollar AS dan Menghubungkan kedua negara melewati sebuah lat (selat Channel) merupakan sebuah hal yang tidak mudah, karena perlu pengerjaan konstruksi yang sangat rumit dan di kerjakan dari dua arah ( Perancis dan Inggris).Panjang keseluruhan terowongan ini adalah 50.45 Km dan 39 Km diantara berada di bawah air. Bener bener menakjubkan!Untuk menempuh jarak terowongan ini hanya memerlukan waktu 20 menit dengan menggunakan kereta berkecepatan tinggi.

Ide awal dari pembuatan terowongan dan menghubungkan Inggris – Perancis ini sudah mulai ada sejak dua abad lalu hanya saja baru di realisasikan pada 1987. Titik pembangunan terowongan ini adalah Calais di Perancis dab Folkestone di Inggris. Pengerjaan nya sendiri melibatkan 15.000 orang yang yang dilakukan secara terus menerus dari kedua ujung ( pembangunan terowongan dan jembatan memang menggunakan teknik pembangunan dari dua arah).

Menggali terowongannya pun menggunakan peralatan yang sangat besar yaitu Tunnel Boring Machine (TBM) yang mempunyai daya Bor 76,2 dan memiliki kombinasi fungsi alat-alat berat antara lain seperti mesin bor dan mesin pengeruk. Hampir 4 juta m³ kapur yang digali di daerah Inggris dan secara keseluruhan tanah yang dikeruk sejumlah 8 juta m³ dengan kecepatan rata-rata 2400ton per jam. Keuntungan lain menggunakan mesin ini adalah tidak mengganggu kondisi sekitarnya dan dapat menghasilkan dinding terowongan yang halus. Terowongan Channel memilik 3 jalur terowongan yang digunakan untuk di lewati kereta, dua diantara nya memilik diameter 7,6 Meter dan sebuah terowongan kecil untuk keperluan maintenence atau keperluan Emergency. dalam keadaan darurat. Kedalaman terowongan bervariasi dari 45 meter sampai 75 meter di bawah permukaan laut.

Terowongan channel ini di operasikan oleh Eurotunnel plc. Chunnel – dimana Chunnel adalah kependekan dari The Channel Tunnel, Proyek berbiaya besar ini awalnya dimulai dengan beberapa kesalahan, dan akhirnya selesai dibangun pada 1994. Beberapa waktu yang lalu terowongan ini pernah mengalami kebakaran selama 20 jam yang di sebabkan oleh sebuah kereta barang, kebakaran ini mengakibatkan temperatur terowongan mencapai 1000 derajat celcius. Setiap harinya 40.000 orang melintasi terowongan ini.

Jembatan Golden Gate (San Francisco)

Sejak selesai dibangun pada tahun 1937 – selama 37 tahun berikutnya jembatan ini dinobatkan sebagai jembatan terpanjang di dunia. Jembatan Golden Gate sendiri adalah hasil dari proyek raksasa yang dicanangkan oleh Franklin Delano Roosevelt untuk mengatasi pengangguran dan merangsang ekonomi Amerika pasca Great Depression. Proyek jembatan Golden Gate memakan biaya USD 27 Juta Dollar dan berlangsung selama 4 tahun. Panjang jembatan Golden Gate adalah hampir 2 km.

Dua proyek lainnya yang tidak kalah terkenalnya dari jembatan Golden Gate dan dibangun pada periode Great Depression adalah gedung Empire State Building di New York (yang sempat menjadi gedung tertinggi di dunia selama puluhan tahun), dan bendungan Hoover di perbatasan Arizona-Nevada.

Di luar statusnya sebagai simbol kota San Fransisco, saat dibangun jembatan ini memperoleh reputasi yang cukup terhormat – yaitu minimnya angka kecelakaan kerja. Selama pembangunan berlangsung, jumlah pekerja yang tewas karena kecelakaan kerja adalah sekitar 11 orang. Ini adalah angka yang istimewa pada jamannya, karena pada pembangunan bendungan Hoover misalnya, lebih dari 100 orang pekerja tewas. Rendahnya tingkat kematian dalam proses pembangunan jembatan Golden Gate adalah karena dipasangnya jaring penyelamat. Tidak kurang dari 19 pekerja bisa diselamatkan oleh jaring ini.

Bila pada proses pembangunannya jembatan Golden Gate menjadi panutan bagi keselamatan kerja, tidak demikian pada saat jembatan ini selesai dibangun. Selain berfungsi sebagai jembatan – tempat ini ternyata juga memiliki catatan sebagai tempat favorit untuk…. Suicide (bunuh diri)

Tidak ada bangunan di dunia ini yang bisa menandingi jembatan Golden Gate sebagai tempat favorit untuk bunuh diri. Sejak selesai dibangun hingga saat ini, diperkirakan 1300 kasus bunuh diri berlangsung di jembatan ini. Angka rata-ratanya adalah 1 kasus setiap dua minggu. Sedemikian banyaknya kasus bunuh diri – sampai-sampai pihak otoritas jembatan berhenti menghitung saat angka bunuh diri mencapai 1000 di tahun 1995). Sejak awal tahun 2005 saja, tercatat 20 kasus bunuh diri berlangsung di jembatan ini. Sebagian dari kasus bunuh diri ini terekam di kamera yang dipasang di beberapa bagian jembatan saat seorang pembuat film dokumenter Eric Steel memasang kamera di tempat ini.

Bandingkan tingginya kasus bunuh diri ini dengan obyek lain – semisal Menara Eiffel yang sukses menjadi tempat peristiwa bunuh diri sebanyak 400 kasus – padahal menara ini selesai jauh lebih dulu daripada jembatan Golden Gate.

Tidak semua kasus bunuh diri di jembatan Golden Gate berjalan mulus. Hingga tahun 2003 sekitar 26 orang gagal bunuh diri di jembatan Golden Gate. Penyebab utamanya adalah mereka menghantam air dengan kaki duluan. Walau begitu, hampir semua orang yang gagal dari usaha bunuh diri ini – menyesali pilihan mereka menggunakan jembatan Golden Gate. Tidak heran, karena saat gagal – kebanyakan dari orang yang selamat ini mengalami multiple fracture (patah tulang di berbagai lokasi) dan cedera organ internal. Diperkirakan saat menghantam air dari ketinggian 67 meter – kecepatan jatuh mencapai 120 km/jam yang berlangsung selama 4 detik. Pada kecepatan seperti itu – permukaan air bisa sama efeknya dengan permukaan beton.

Tingginya kasus bunuh diri inilah yang membuat otoritas pemerintah San Fransisco dan jembatan Golden Gate merencanakan membangun pagar pemisah, sehingga rel pemisah setinggi 1.2 meter yang saat ini berada di sisi timur jembatan – akan ditinggikan sehingga semakin menyulitkan orang yang hendak bunuh diri.

Menara Canada’s National

Menara Canada’s National, Menara CN adalah bangunan tertinggi di dunia yang tegak sendiri di permukaan tanah. Tingginya 553.33 meter. Menara ini terletak di kota Toronto, Ontario, Kanada. Menara CN dikunjungi oleh lebih dari dua juta orang setiap tahunnya. Menara ini mulai dibangun tahun 1973.

CN adalah singkatan resmi dari Canadian National Railway (Kereta Api Nasional Kanada), namun setelah perusahaan itu memutuskan untuk mecabut investasinya dalam aset jalur kereta api barang yang bukan merupakan inti usahanya dalam langkah-langkah yang menyebabkan swastanisasi perusahaan tersebut pada 1995, Menara CN dialihkan kepada Canada Lands Company (CLC), sebuah Crown corporation federal yang bertanggung jawab atas pembangunan real estate. Karena warga kota Toronto ingin mempertahankan nama Menara CN, singkatan CN itu kini diubah artinya menjadi Canada’s National dan bukan namanya semula, Canadian National.

Struktur
Menara CN terdiri dari beberapa struktur. Bagian utamanya adalah pilar beton yang ditempati oleh elevator, tangga, serta koneksi listrik dan air. Di bagian atas terdapat sebuah antena mental setinggi 102 m, yang meneruskan sinyal-sinyal televisi dan radio. Selain itu, terdapat dua wilayah untuk pengunjung, tujuh lantai pada ketinggian 330 m dan SkyPod di ketinggian 447 m, tepat di bawah antena.

SkyPod, ruang tertutup kecil yang terletak jauh di atas lantai utama, terdapat di ketinggian 447 m menjadikannya sebagai dek observasi publik tertinggi di dunia. Dari SkyPod, jarak pandang dapat mencapai 100-120 km di hari yang cerah bahkan mungkin dapat melihat sedikit dari kota Rochester, New York di Amerika Serikat yang terletak di seberang Danau Ontario. Pada ketinggian 342 m, terdapat Glass Floor atau lantai kaca dan dek observasi terbuka. Lantai kaca, di mana pengunjung bisa melihat langsung ke bawah, melingkupi daerah seluas 23,8 m² dan bisa menahan beban 4.137 kPa atau 14 kuda nil besar.

Di Menara CN, terdapat tangga dengan 1.776 anak tangga yang dapat digunakan untuk mencapai SkyPod. Tangga tersebut adaalah tangga metal tertinggi di dunia, fungsi utamanya adalah untuk keadaan darurat dan tertutup untuk umum. Tangga itu hanya dibuka dua kali dalam setahun untuk acara lomba naik tangga, yaitu pada Hari Bumi yang diselenggarakan oleh WWF pada musim semi dan oleh United Way pada musim gugur. Rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah 30 menit untuk mencapai bagian bawah dek observasi utama sedangkan rekor tercepatnya adalah 7 menit 52 detik oleh seorang pemadam kebakaran asal Toronto.

Sejarah
Pembangunan Menara CN dimulai pada 6 Februari 1973 oleh Canadian National Railway yang ingin membangun pemancar televisi dan komunikasi radio untuk melayani Greater Toronto Area dan menunjukkan kekuatan industri Kanada. Proyek ini dibangun selama 24 jam sehari, 5 hari dalam seminggu, selama 40 bulan oleh 1.537 pekerja. Menara ini akhirnya dibuka untuk umum pada 26 Juni 1976. Biaya pembangunannya mencapai sekitar 330 juta dolar Kanada (untuk ukuran tahun 2005) dan dilunasi dalam 15 tahun.

Letusan Dahsyat Gunung Berapi

Hingga kini tercatat 10 letusan dahsyat gunung berapi yang disusun berdasarkan jumlah korban yang di akibatkan nya. ( Lamington, Papandayan, Laki, Kelud, Unzen, Nevado, Vesuvius, Pelee, Krakatau, Tambora, Toba) Ternyata 4 diantaranya berada di Indonesia, 3 yang TERDAHSYAT juga ada di Indonesia :
10. Mount Lamington

Lamington adalah gunung api dengan ketinggian 1,680 meter yang terletak di Papua New Guinea. Sialnya hingga tahun 1951, penduduk setempat di Provinsi Oro ini mengira gunung tersebut hanyalah gunung biasa yang ditumbuhi pepohonan.

Hingga suatu malam pada 18 Januari, lahar dan asap mulai untuk keluar dari puncaknya, dan tiga hari kemudian, sebuah ledakan sangat besar dari sisi utara, menyebabkan langit ditutupi debu tebal dan gerimis magma bercampur uap sulfur. Dalam beberapa bulan kemudian getaran dan letusan terus berlanjut hingga radius 10 mil. Ledakannya menyebabkan total hampi 3,000 kematian.

9. Papandayan

Papandayan adalah sebuah gunung api semi-aktif yang terletak di pulau Jawa, Indonesia. Pada 1772, gunung api ini meletus menghancurkan 40 desa di dekatnya. Lebih dari 3,000 orang terbunuh. Gunung api ini diperkirakan masih sangat berbahaya dan terus mengeluarkan asap dan letusan-letusan di tahun 1923, 1942, dan terus meningkatkan kekuatannya di tahun 2002.

8. Laki

Laki adalah sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783. Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50% populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.

Kelaparan menjadi penyebab matinya 25% populasi tersebut. Air mancur lahar memancar hingga 1.400 meter tingginya. Seluruh dunia merasakan akibat dari letusan tersebut. Awan beracun menyebar hingga ke Eropa, menutupi langit belahan bumi bagian utara yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal di Inggris dan membunuh 8.000 orang.

Di Amerika Utara, musim dingin 1784 menjadi musim dingin terpanjang dan paling dingin yang pernah tercatat. Ada catatan lebih banyak salju di New Jersey, sungai Mississippi membeku di New Orleans, dan di ditemukan es di Teluk Mexico!.

7. Kelud

Abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Kelud juga terletak di Pulau Jawa, Indonesia. Sisi timur Kelud telah ‘menggerutu’ pada tahun 2008, di mana sebelumnya pada tahun 1919 lumpur lahar telah membunuh di atas 5,000 orang. Sejak itu, Terowongan Ampera, suatu sistem pengeringan untuk menampung banjir lahar dari kawah telah dibangun.

Oktober 2007, ketika itu 30,000 penduduk lokal harus diungsikan setelah gunung api dalam kondisi Siaga Merah. Selama dua minggu Kelud memuntahkan debu hingga 8 mil jauhnya.

6. Unzen

Unzen yang terdiri dari beberapa lapis stratovolcanoes terletak di daerah Kyushu, Jepang. Gunung api setinggi 1,500 meter ini masih aktip hingga kini. Pada tahun1792 beberapa kubah lahar roboh, menyebabkan tsunami yang membunuh lebih 15,000 orang. Sebuah letusan terbaru di tahun 1991 telam membunuh lebih dari 40 orang dan menyebabkan kerusakan luar biasa pada bangunan-bangunan disekitarnya.

5. Nevado Del Ruiz

Nevado Del Ruiz, Kolumbia, dikenal karena laharnya yaitu mudflow atau longsoran yang terdiri atas air dan material pyroclastic yang mengalir dan mematikan . Di tahun 1595, 635 orang terbunuh setelah lumpur yang yang mendidih seperti dituangkan ke dalam sungai Guali dan Lagunillas, dan di tahun 1845 lebih dari 1,000 orang tewas.

Kota Armero yang dibangun di atas magma yang mengering telah kehilangan hampir seluruh populasi penduduknya ketika di tahun1985, sebuah letusan telah mengalirkan lahar dengan kecepatan 40 mil per jam dan mengubur kota. Lebih dari 23,000 orang tewas.

4. Mount Vesuvius

Gunung api ini menjadi nomor dua untuk kekejamannya, menyebabkan kematian hingga 25,000 nyawa. Ketika Vesuvius dengan letusan yang maha dahsyat di tahun 79 SM, sepenuhnya telah menguburkan kota Pompeii di bawahnya dengan memuntahkan ‘isi perutnya’ selama 20 jam nonstop. Sejak itu, gunung api ini meletus lusinan kali dan terakhir pada tahun 1944 beberapa desa didekatnya telah dibinasakan..

3. Mount Pelee

Gunung api yang terletak di Martinique, kini menjadi tujuan wisatawa di Perancis yang populer untuk mengenang bahwa sesuatu yang sangat mematikan telah terjadi di sini. Pada tahun 1902, sebuah letusan yang terbesar di abad 20 terjadi di sini dan menewaskan lebih dari 30,000 orang.

Dimulai dengan letusan kecil beruntun yang hanya mengeluarkan asap, belerang dan debu dan pada April 1902, gunung api ini tidak sepenuhnya meletus sampai tanggal 8 Mei 1902. Air mancur lahar yang menyala, dan awan beracun meluncur deras dengan kecepatan 600 mil per jam dari gunung api tersebut.

Dengan temperatur 1075 derajat, lahar telah mendidihkan kota St.Pierre bawahnya. Kota terbakar berhari-hari kemudian. Hanya dua orang yang selamat pada waktu itu.

2. Krakatau

Urutan kedua dengan korban sebanyak 36,000, adalah meletusnya Gunung Krakatoa (Indonesia) pada August 26–27, 1883. Krakatoa, juga dikenal sebagai Krakatau, adalah pulau vulkanis yang still-dangerous, terletak di Selat Sunda, Indonesia. Agustus 1883, sebuah rangkaian ledakan dahsyat yang mengerikan dengan kekuatan 13,000 kali lebih besar dari bom Hiroshima. Ledakannya terdengar hingga ke Perth, Australia.

Muntahan lebih dari 21 kilometer kubik batu dan debu membumbung hingga setinggi 70 mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas. Namun dengan tsunami yang ditimbulkannya, korban sepertinya bisa lebih besar lagi.

Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah. Ledakan Krakatau telah melemparkan batu-batu apung dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Semburan debu vulkanisnya mencavai 80 km. Benda-benda keras yang berhamburan ke udara itu jatuh di dataran pulau Jawa dan Sumatera bahkan sampai ke Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru.

1. Tambora

Yang paling besar telah menelan korban sebanyak 92,000, yaitu letusan Gunung Tambora, Indonesia (dikenal dengan Year Without a Summer, setahun tanpa musim panas). Gunung di Sumbawa ini meletus pada tahun 1815. Tambora adalah gunung api aktip dari 130-an gunung api yang yang ada di Indonesia. Gunung raksasa setinggi 4,300 meter telah ‘melakukan’ serangkaian ledakan dari April hingga Juni di tahun 1815 dan mengguncangkan dunia dengan after-effect-nya yang mengubah stratosfir dan menyebabkan kelaparan yang buruk hingga ke US dan Eropa pada abad ke 19.

Batu merah berpijar menghujani angkasa ketika sepenuhnya gunung tersebut meletus. Semua tumbuh-tumbuhan pada pulau dimana gunung tersebut berada dibinasakan oleh lahar dan awan beracun. Secara keseluruhan, lebih 92,000 orang tewas karena terbakar, kelaparan ataupun keracunan.

Letusan Tambora tahun 1815 adalah letusan terbesar di sejarah. Letusan gunung ini terdengar sejauh 2.600 km, dan abu jatuh setidaknya sejauh 1.300 km.[2] Kegelapan terlihat sejauh 600 km dari puncak gunung selama lebih dari dua hari. Aliran piroklastik menyebar setidaknya 20 km dari puncak.

Letusan Supervolcano Toba (the great Toba) di Indonesia

Sebelumnya Gunung Toba pernah meletus tiga kali.

Letusan pertama terjadi sekitar 840 juta tahun lalu. Letusan ini menghasilkan kaldera di selatan Danau Toba, meliputi daerah Prapat dan Porsea.
Letusan kedua yang memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500 juta tahun lalu. Letusan ini membentuk kaldera di utara Danau Toba. Tepatnya di daerah antara Silalahi dengan Haranggaol. Dari dua letusan ini, letusan ketigalah yang paling dashyat.
Letusan ketiga 74.000 tahun lalu menghasilkan kaldera, dan menjadi Danau Toba sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.

Gunung Toba ini tergolong Supervolcano. Hal ini dikarenakan Gunung Toba memiliki kantong magma yang besar yang jika meletus kalderanya besar sekali. Volcano kalderanya ratusan meter, sedangkan Supervolacano itu puluhan kilometer.

Yang menarik adalah terjadinya anomali gravitasi di Toba. Menurut hukum gravitasi, antara satu tempat dengan lainnya akan memiliki gaya tarik bumi sama bila mempunyai massa, ketinggian dan kerelatifan yang sama. Jika ada materi yang lain berada di situ dengan massa berbeda, maka gaya tariknya berbeda. Bayangkan gunung meletus. Banyak materi yang keluar, artinya kehilangan massa dan gaya tariknya berkurang. Lalu yang terjadi up-lifting (pengangkatan). Inilah yang menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

Magma yang di bawah itu terus mendesak ke atas, pelan-pelan. Dia sudah tidak punya daya untuk meletus. Gerakan ini berusaha untuk menyesuaikan ke normal gravitasi. Ini terjadi dalam kurun waktu ribuan tahun. Hanya Samosir yang terangkat karena daerah itu yang terlemah. Sementara daerah lainnya merupakan dinding kaldera.

Sebuah penelitian terbaru menyatakan sebuah ledakan besar vulkanik di Indonesia mengguncang planet Bumi pada 73.000 tahun yang lalu, bertanggungjawab terhadap pendinginan suhu global dan menghancurkan populasi nenek moyang manusia. Dibutuhkan heck dari sebuah bencana untuk menyeka pohon dari India.

Tapi 73.000 tahun yang lalu, letusan titanic Gunung Toba (the great Toba) di Indonesia melakukan hal itu, menyapu bersih daerah itu hampir dalam semalam seperti menendang planet ke lemari es yang akan dingin bertahan selama hampir 2.000 tahun. Letusan Toba mungkin merupakan peristiwa vulkanik yang paling penting dalam sejarah manusia, derita leluhur penduduk manusia di Afrika turun secara drastis, hanya yang menyisakan sekitar 30.000 orang yang selamat.

Seandainya umat manusia pada masa itu sudah sebanyak jaman modern pasti bisa dibayangkan kalau letusan Toba ini akan menjadi letusan paling membunuh sepanjang masa